Kamis, 07 Februari 2013

SAP Trauma Cervical ( Trauma Tulang Belakang)



SATUAN ACARA PENYULUHAN
TRAUMA CERVIKAL
 


Pokok Bahasan                       :   Trauma Tulang Belakang
Sub Pokok Bahasan                :   Trauma Cervikal
Sasaran                                    :   Keluarga Tn St
Target                                      :   Tn St
Hari/Tanggal                           :   Senin, 9 Agustus 2004
Waktu                                     :   1 x 30 Menit
Penyaji                                    :    Ayu Khuzaimah Kurniawati
Tempat                                    :    Rumah keluarga Tn St
                                                     Rajeg Wetan (RT 02), Tirtoadi, Mlati, Sleman

A.  LATAR BELAKANG
Berdasarkan hasil pengkajian pada keluarga Tn St, didapatkan bahwa Tn St menderita kelumpuhan anggota gerak badan karena kecelakaan lalu lintas pada bulan Februari 2004 yang lalu, dan dokter mendiagnosa Tn St sebagai trauma cervikal. Tn St masih rutin kontrol ke RS Panti Rapih Yogyakarta dan dianjurkan minum obat serta latihan gerak (fisioterapi). Tn St dan keluarga menyatakan belum mengetahui sepenuhnya tentang trauma tersebut mengapa dapat menyebabkan kelumpuhan, serta bagaimana perawatannya di rumah. Berdasarkan data di atas, maka pendidikan kesehatan mengenai trauma cervikal dan cara perawatannya di rumah perlu disampaikan kepada Tn St dan keluarga.

SAP DBD / DHF terbaru



SATUAN ACARA PENYULUHAN
DEMAM BERDARAH DENGUE

Topik Kegiatan           : Demam Berdarah Dengue
Hari/Tangal                 : Minggu, 18 April 2004
Waktu                         : 35 menit
Tempat                        : Rumah Bp.  RW 41 Dukuh Sembego
Sasaran                        : Warga masyarakat Dukuh Sembego                                      
Target                          : Pengurus Warga RW 41 Dukuh Sembego

I.                   Latar Belakang
Penyakit Demam Berdarah Dengue yang saat ini sedang marak di masyarakat sangat menimbulkan rasa cemas bagi warga . Beberapa korban Demam Berdarah telah jatuh semakin meningkatkan kecemasan mereka akan bahaya Demam Berdarah Dengue ini. Jumlah penderita Demam Berdarah di wilayah Dukuh Sembego yang kasusnya telah tercatat di Puskesmas ada 1 orang, namun 5 orang yang lain telah teridentifikasi menderita sakit dengan gejala seperti penderita Demam Berdarah Dengue. Keadaan tersebut meningkatkan keingintahuan warga mengenai penyakit ini dan Warga berupaya untuk mencegah sebagai antisipasi terhadap penyakit yang banyak menimbulkan korban. Warga bahkan menginginkan dilakukan penyemprotan terhadap nyamuk-nyamuk di wilayah mereka
Hal tersebut yang mendasari mahasiswa untuk mengadakan penyuluhan mengenai penyakit Demam Berdarah, dan cara pencegahannya.

SAP ROM ( Range Of Motion) Gerontik



SAP ROM ( RANGE OF MOTION )

Pokok bahasan                       : Latihan pergerakan sendi dan otot pada lansia.
Sub pokok bahasan                : ROM
Sasaran                                   : Ny  S / keluarga
Hari/tanggal                            : Sabtu, 05/06/04
Waktu                                     : 08.00-08.30 WIB
Tempat                                   : rumah Ny. S di Pundong V

Latar Belakang

Hasil pengkajian dari Ny. S dengan usia 65 tahun, didapatkan data ada keluhan diexstremitas dan punggung yang kaku dan kadang timbul rasa nyeri. Ny. S untuk aktifitas semuanya masih bias mandiri, akan tetapi Ny. S tidak pernah melakukan gerakan untuk mengurangi kekakuan dan nyeri secara rutin dan terarah.
Agar fungsi tubuh tetap optimal tidak terjadi kekakuan dan nteri yang berkepanjangan maka perlu diajarkan bentuk latihan otot dan pergerakan sendi baik secara aktif maupun pasif.

SAP RM ( Retardasi Mental) terbaru



SATUAN ACARA PENYULUHAN (SAP)
RETARDASI MENTAL

Nama kegiatan                         : Penyuluhan kesehatan keperawatan keluarga
Materi                                      : Retardasi Mental
Hari / tanggal                            : Kamis, 9 Desember 2004
Waktu                                      : 15.00 – 15.30 WIB
Tempat                                     : Rumah Ny.Stjh RT 08 / RW 17 Dukuh Nanggulan

Latar Belakang
            Kehadiran anak dengan retardasi mental tidak pernah diharapkan atau tidak dapat di perkirakan sebelumnya. Bahkan banyak anak dengan retardasi mental baru diketahui kelainannya setelah berusia balita atau kadang-kadang setelah masuk sekolah dasar, bahkan lebih dari usia tersebut. Anak dengan retardasi mental bisa lahir dan berasal dari orangtua tang sehat tanpa ada keturunan retardasi mental, dari keluarga yang harmonis, dari keluarga yang kaya, dari keluarga dengan intelektual tinggi dan berpendidikan, dari keluarga apa saja tanpa ”pandang bulu”. Oleh karena itu hingga sekarang ini masih sukar untuk menentukan sebab-sebab pasti terjadinya retardasi mental. Banyak faktor yang berperan dan saling berinteraksi dalam hal ini. 

SAP perawatan payudara terbaru



Satuan Acara Penyuluhan
Perawatan payudara.
Tempat                        : Ruang Bersalin I RSUD Dr. Soetomo Surabaya.
Sasaran                        : Ibu-ibu pre dan post partum
Hari / Tanggal             : Senin, 2 September 2002.
Alokasi waktu             : 60 menit.

A.       Tujuan INSTRUKSIONAL uMUM:

Setelah mendapatkan penyuluhan selama 60 menit, peserta penyuluhan mampu melakukan perawatan payudara.
Memuat...