Jumat, 01 Juli 2011

SATUAN ACARA PENYULUHAN SADARI



SATUAN ACARA PENYULUHAN (SAP)

             I.      IDENTIFIKASI MASALAH
Sadari adalah upaya yang dilakukan untuk mengetahui ada tidaknya kanker dalam payudara yang dilakukan di depan cermin.
          II.      PENGANTAR
Bidang studi   : Pendidikan kesehatan
Topic               : Maternitas
Sub topic         : Sadari
Sasaran            : Masyarakat
Hari / tanggal : Kamis, 6 Januari 2010
Jam                  : 11.00 WIB
Waktu             : 30 menit
Tempat            : Kantor Kelurahan Serangan
       III.      TUJUAN INSTRUKSIONAL UMUM (TIU)
Setelah mengikuti kegiatan penyuluhan ini diharapkan warga mendapatkan informasi dan  pengetahuan tentang amputasi dan penyebab serta jenis-jenis amputasi.
       IV.      TUJUAN INSTRUKSIONAL KHUSUS (TIK)
Setelah mengikuti penyuluhan masyarakat diharapkan dapat :
a.       Mengetahui tentang masalah  amputasi
b.      Mengetahui penyebab, jenis, metode, dan tingkatan amputasi

          V.      MATERI
Terlampir
       VI.      METODE
1.      Ceramah
2.      Tanya jawab
    VII.      MEDIA
1.      Powerpoint
2.      leaflet

 VIII.      KEGIATAN PEMBELAJARAN
NO
WAKTU
KEGIATAN PENYULUHAN
KEGIATAN PESERTA
1
2 Menit
Pembukaan :
-          Memberi salam
-          Menjelaskan kegiatan pembelajaran
-          Menyebutkan materi atau pokok bahasan yang akan disampaikan
-          menjawab salam
-          Mendengarkan dan memperhatikan

2.
20 Menit
Pelaksanan :
-          Menjelaskan materi:
a.       sadari
b.      tujuan sadari
c.       kanker

-          mendengarkan

-          Memperhatikan dan menanyakan apabila ada pertanyaan.

3.
6 Menit
Evaluasi :
-          Memberikan pertanyaan dan menyuruh mengulang tenrang materi sadari
-          Mengulang apa yang telah dijelaskan dan menjawab pertanyaan.
4.
2 Menit
Penutup :
-          Mengucapkan terima kasih dan kontrak waktu lagi untuk melakukan implementasi dan evaluasi
-          Mengucapkan salam


-          Menyepakati kontrak  waktu
-          Menjawab salam



       IX.      PENGESAHAN


Yogyakarta,21 Desember 2010
                 Sasaran                                                                 Pemberi Penyuluhan


               Masyarakat                                                                   Eko Sigit R


Mengetahui,
Pembimbing praktikum


Drs. Sugiyanto

          X.      EVALUASI
Pertanyaan:
1.  Apakah sadari itu ?
2. Bahaya apa bila tidak dilakukan sadari sejak dini ?
3. Bagaimana cara melakukan sadari ?


       XI.      LAMPIRAN MATERI
A.    Pengertian
Sadari adalah pemeriksaan payudara sendiri yang bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya kanker dalam payudara wanita. Pemeriksaan ini dilakukan dengan meggunakan cermin dan dilakukan oleh wanita yang berumur 20 tahun ke atas
B.     Etiologi
Indikasi utama sadari adalah karena :
Untuk mendeteksi terjadinya Cancer Payudara dengan mengamati payudara dari depan, sisi kiri dan sisi kanan, apakah ada benjolan, perubahan warna kuli, putting bersisik dan pengeluaran cairan atau nanah dan darah.
Kanker payudara merupakan jenis kanker dengan jumlah kasus terbanyak di dunia, sekaligus penyebab kematian terbesar. Sebagian besar penderita baru terdeteksi di stadium lanjut karena kanker tidak bergejala.
Semakin bertambahnya usia, makin besar pula risiko seorang perempuan terkena kanker. Hal ini tentu membuat kita khawatir. Meski begitu, kita bisa mengubah ketakutan menjadi sebuah tindakan nyata untuk mencegah penyakit yang jadi momok kaum wanita ini.
1.      Aktif bergerak
Tidak ada kata tua untuk mulai berolahraga. Penelitian menyebutkan, olahraga akan menurunkan kadar hormon estrogen, yang berkaitan dengan kanker. Lakukan olahraga minimal 30 menit sehari.
2.      Kurangi berat badan
Setelah menopause, perempuan yang obesitas punya risiko lebih besar terkena kanker payudara dibanding rekannya yang punya berat badan normal. Meski begitu, kenaikan bobot tubuh pada wanita yang tadinya beratnya ideal juga mendatangkan risiko yang sama.
3.      Cukupi kebutuhan vitamin D
Studi yang menegaskan manfaat vitamin D sebagai anti-kanker terus bermunculan. Yang terakhir menyebutkan, 94 persen pasien kanker payudara yang kekurangan vitamin D, kankernya lebih cepat menyebar dibanding mereka yang cukup vitamin D.
4.      Batasi alcohol
Data terbaru dari National Cancer Institute menunjukkan perempuan yang minum satu atau dua gelas alkohol setiap hari memiliki risiko terkena kanker payudara 32 persen lebih besar. Para ahli menyarankan untuk membatasi alkohol tidak lebih dari satu gelas per hari.
5.      Perhatikan gejalanya
Gejala awal kanker payudara dapat berupa benjolan yang biasanya dirasakan berbeda dari jaringan payudara di sekitarnya, tidak menimbulkan nyeri, dan biasanya memiliki pinggiran tidak teratur. Tanda lain yang mungkin timbul adalah benjolandi ketiak, perubahan ukuran atau bentuk payudara, keluar cairan yang abnormal dari puting susu, dan perubahan warna atau tekstur kulit payudara.
6.      Lakukan deteksi dini
Skrining dan deteksi dini sebetulnya dapat secara signifikan menurunkan stadium pada temuan kasus kanker payudara. Selain mamografi, pemeriksaan payudara sendiri (Sadari) yang dapat diajarkan, kemudian dipraktikkan sendiri oleh perempuan, jika dilakukan secara teratur bisa mendeteksi tumor 1,2 sentimeter
C.     Waktu pelaksanaan
Pemeriksaan payudara dilakukan setelah menstruasi, pada waktu payudara tidak keras atau bengkak.

D.    Prosedur pelaksanaan
SADARI bulanan dengan pemeriksaan klinis payudara tahunan (Clinical Breast Examination /  CBE) oleh seorang ahli dan mamografi, sangat bermanfaat untuk mendeteksi kanker payudara sejak dini.Ada tiga langkah penting untuk melakukan SADARI, yaitu:
1.      Pemeriksaan raba pada posisi berdiri.
Untuk melakukan pemeriksaan pada payudara sebelah kanan, angkat lengan kanan anda ke belakang kepala, lalu gunakan jari-jari tangan kiri untuk melakukan pemeriksaan. Lakukan langkah-langkah sebaliknya untuk memeriksa payudara sebelah kiri. 
2.      Pemeriksaan raba pada saat berbaring.
Berbaringlah di atas permukaan yang keras. Saat melakukan pemeriksaan pada payudara kanan, letakkan bantal di bawah pundak kanan. Kemudian letakkan lengan kanan di belakang kepala. Ratakan jari-jari tangan kiri pada payudara kanan, dan tekan secara lembut dengan gerakan memutar searah jarum jam. Mulailah pada bagian paling puncak dari payudara kanan (posisi jam 12), kemudian bergerak ke arah jam 10 dan seterusnya, sampai kembali ke posisi jam 12. Setelah itu, pindahkan jari-jari Anda kira-kira 2 cm mendekati puting. Teruskan gerakan memutar seperti sebelumnya hingga seluruh bagian payudara, termasuk puting selesai diperiksa. Lakukan hal yang sama pada payudara sebelah kiri.
Teknik SADARI yang benar harus menggunakan buku jari dari ketiga jari tengah Anda, bukan ujung jari. Anda sangat dianjurkan untuk mengulang-ulang gerakan melingkar dengan buku jari yang disertai dengan sedikit penekanan. Namun penekanan yang berlebihan dapat menyebabkan tekanan pada tulang rusuk dan akan terasa seperti benjolan

3.      Tempo permeriksaan
Pemeriksaan payudara sendiri sebaiknya dilakukan sebulan sekali. Para wanita yang sedang haid sebaiknya melakukan pemeriksaan pada hari ke-5 sampai ke-7 setelah masa haid bermula, ketika payudara mereka sedang mengendur dan terasa lebih lunak.
Jika menemukan adanya benjolan atau perubahan pada payudara yang membuat diri Anda resah, segera konsultasikan ke dokter. Jika dokter menginformasikan bahwa hasil pemeriksaannya menunjukkan tidak adanya kelainan tapi Anda masih tetap resah, Anda bisa meminta kunjungan lanjutan. Anda juga bisa meminta pendapat kedua dari seorang dokter spesialis.
Para wanita yang telah berusia 20 dianjurkan untuk mulai melakukan SADARI bulanan dan CBE tahunan, dan harus melakukan pemeriksaan mamografi setahun sekali bila mereka telah memasuki usia 40.
Jangan biarkan kanker payudara merusak hidup anda! kanker payudara bukan kanker ganas kalau anda menyadarinya sebelum terlambat!



    XII.      DAFTAR PUSTAKA


buku panduan praktikum keperawatan maternitas














Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Memuat...